Kamu lihat di Tokopedia, ada produk yang order masuk tiap hari. Padahal foto biasa aja, deskripsi sederhana, tapi penjualannya konsisten. Sementara produk kamu yang sudah dipikirkan matang malah sepi.
Bukan kebetulan. Produk laris di Tokopedia 2024 bukan yang paling "viral" atau paling cantik di foto. Produk laris adalah yang paling dibutuhkan pembeli, paling mudah dibandingkan harga, dan paling sering dicari.
Artinya, kamu nggak perlu nunggu trend TikTok atau influencer. Kamu tinggal lihat apa yang pembeli Tokopedia cari setiap hari, terus siapkan stok dengan harga kompetitif.
Mari kita lihat kategori mana saja yang konsisten laku di 2024, dan gimana cara kamu memulai.
Kategori Produk Laris di Tokopedia 2024
Berdasarkan pencarian pembeli dan order yang masuk ke toko-toko kecil, ada beberapa kategori yang terus stabil:
1. Fashion Basics dan Pakaian Kerja
Kaos polos, kemeja putih, celana chino, jaket windbreaker. Produk ini laku karena pembeli tahu apa yang mereka mau, harga jadi faktor utama. Kamu nggak perlu design eksklusif—stok dari supplier terpercaya, harga 20% lebih murah dari toko offline, langsung laku.
Contoh: Seorang penjual di Bandung mulai jual kaos polos 100% katun. Dia nggak punya design sendiri, cuma beli dari supplier lokal, harga jual Rp 45.000 (supplier Rp 20.000). Dalam sebulan, omzet Rp 12 juta dari kaos doang.
2. Peralatan Rumah Tangga Praktis
Gantungan baju, wadah penyimpanan plastik, tempat sampah, kotak makan. Pembeli cari produk ini dengan keyword spesifik ("wadah plastik 5 liter", "gantungan baju stainless"), bukan browsing. Kalau stok kamu lengkap dan harga kompetitif, order pasti datang.
3. Elektronik Kecil dan Aksesori
Power bank, kabel USB, speaker bluetooth murah, lampu LED. Kategori ini paling banyak pembeli bandingkan harga. Margin tipis, tapi volume tinggi. Produk laris di Tokopedia 2024 di kategori ini adalah yang punya review banyak dan rating 4.8+.
4. Skincare dan Suplemen Lokal
Vitamin C lokal, masker wajah herbal, minyak rambut. Pembeli percaya brand lokal sekarang, dan harga lebih terjangkau. Kalau kamu punya supplier lokal yang terpercaya, ini kategori dengan margin bagus.
5. Perlengkapan Olahraga Casual
Matras yoga, dumbel karet, sepeda statis mini. Orang mulai olahraga di rumah, dan produk ini nggak perlu kualitas premium—fungsional aja cukup. Harga Rp 150.000–500.000 adalah sweet spot.
Kenapa Produk-Produk Ini Laris?
Kalau kamu pahami pola ini, kamu bisa pilih produk yang cocok untuk toko kamu:
Pembeli tahu apa yang mereka cari. Mereka nggak browsing random—mereka ketik "kemeja putih ukuran M", "wadah plastik 2 liter", atau "power bank 20000mah". Produk laris adalah yang muncul tepat saat mereka cari.
Harga adalah pembeda utama. Di kategori ini, semua produk hampir sama. Jadi pembeli lihat harga, review, dan ongkir. Kalau harga kamu 10% lebih murah dan review bagus, kamu menang.
Volume tinggi, margin sedang. Kamu nggak perlu profit besar per produk. Cukup stok banyak, harga kompetitif, dan order otomatis datang.
Repeat order tinggi. Pembeli beli kaos, terus balik beli lagi. Beli wadah plastik, terus pesan stok buat kantor. Ini lebih menguntungkan daripada produk yang cuma dibeli sekali.
4 Langkah Praktis Mulai Jualan Produk Laris di Tokopedia 2024
Langkah 1: Riset Kategori yang Cocok untuk Kamu
Buka Tokopedia, cari kategori yang kamu kenal atau punya koneksi supplier. Jangan pilih random.
Contoh: Kamu tahu supplier garment di Bandung? Mulai jual kaos dan kemeja. Kamu punya teman yang jual plastik rumah tangga? Mulai jual wadah dan gantungan. Kamu kenal supplier vitamin? Mulai jual suplemen lokal.
Tulis di note: 3 kategori yang kamu bisa supply dengan harga kompetitif.
Langkah 2: Cek Harga dan Review Kompetitor
Cari 5 toko yang jual produk sama. Lihat:
- Harga mereka berapa?
- Berapa banyak review? Rating berapa?
- Apa yang pembeli bilang di review?
Tulis harga terendah, harga tertinggi. Harga kamu harus di bawah rata-rata, atau sama tapi dengan review lebih banyak.
Contoh: Kaos polos putih ukuran M. Kompetitor jual Rp 55.000–75.000. Kamu bisa jual Rp 48.000 dengan stok 100 pcs? Mulai dari situ.
Langkah 3: Foto dan Deskripsi Jelas, Bukan Cantik
Pembeli produk laris nggak perlu foto lifestyle atau aesthetic. Mereka butuh:
- Foto jelas dari berbagai sudut.
- Ukuran, bahan, warna.
- Garansi atau kebijakan retur.
- Berapa lama proses kirim.
Contoh deskripsi kaos polos:
"Kaos polos putih 100% katun, tersedia ukuran S–XXL. Jahitan rapi, tahan lama. Proses kirim 1 hari kerja. Jika tidak puas, bisa retur gratis dalam 3 hari."
Cukup itu. Pembeli nggak butuh cerita panjang.
Langkah 4: Mulai dengan Stok Kecil, Monitor Review
Jangan langsung stok 500 pcs. Mulai 50–100 pcs, lihat review masuk, perbaiki berdasarkan feedback pembeli.
Contoh: Kamu jual wadah plastik 5 liter. Review pertama: "Bagus, tapi tutupnya longgar." Kamu langsung ganti supplier atau tambah info di deskripsi. Review berikutnya pasti lebih baik.
Setelah 50 pcs terjual dengan review 4.8+, baru nambah stok.
Contoh Nyata: Dari Sepi ke Konsisten
Suci jualan peralatan rumah tangga di Tokopedia. Awalnya dia jual barang random: gantungan baju, tempat sampah, wadah plastik, semua tercampur. Omzet Rp 2 juta per bulan, order jarang.
Terus dia fokus ke satu kategori: wadah penyimpanan plastik. Dia hubungi supplier lokal, dapat harga Rp 15.000–25.000 per unit. Dia jual Rp 35.000–45.000. Foto jelas, deskripsi singkat tapi jelas ukuran dan bahan.
Bulan pertama: 30 unit terjual, omzet Rp 1.2 juta. Bulan kedua: 80 unit terjual (stok ditambah), omzet Rp 3.2 juta. Bulan ketiga: 150 unit terjual, omzet Rp 6 juta.
Sekarang Suci stok 500 pcs wadah plastik di gudang kecil, dan order masuk 20–30 per hari. Margin tipis, tapi volume tinggi dan konsisten. Kalau kamu tertarik ekspansi ke model toko yang lebih fleksibel, ada juga yang membahas headless CMS for e-commerce sebagai opsi untuk toko yang sudah berkembang.
Aksi Pertama Minggu Ini
Jangan menunggu. Mulai hari ini:
-
Buka Tokopedia, cari 3 kategori yang bisa kamu supply dengan harga kompetitif. Tulis di note.
-
Cek 5 toko kompetitor di kategori pilihan. Lihat harga, review, dan feedback pembeli.
-
Hubungi supplier kamu (atau cari supplier baru di Alibaba, Airtrade, atau lokal). Tanya harga grosir untuk 50–100 unit.
-
Buat listing pertama minggu depan dengan foto jelas dan deskripsi singkat.
Produk laris di Tokopedia 2024 bukan tentang design eksklusif atau hype. Ini tentang memahami apa yang pembeli butuhkan, siapkan stok, harga kompetitif, dan konsisten.
Kamu bisa mulai dengan modal kecil. Stok 50 unit wadah plastik atau kaos polos nggak butuh jutaan rupiah. Kalau laku, nambah stok. Kalau nggak laku, kamu tahu produk itu bukan untuk toko kamu. Untuk referensi tambahan soal optimasi toko secara teknis, the comparison on wpcompass.io bisa jadi bacaan menarik kalau toko kamu berbasis WordPress.
Mulai dari sini. Minggu depan, listing pertama kamu harus sudah live di Tokopedia.