Cara Pakai Fitur Bundle Produk di Shopee & Tokopedia

by Rina Wulandari
Cara Pakai Fitur Bundle Produk di Shopee & Tokopedia

Kamu punya 10 kaos terjual minggu ini, tapi nilai pesanan rata-rata cuma 80 ribu. Padahal stok banyak, tapi pembeli selalu beli satu-satu. Masalahnya? Mereka belum tahu kalau bisa beli paket hemat.

Fitur bundle produk di Shopee dan Tokopedia adalah senjata yang sering terlupakan. Bukan iklan berbayar, bukan diskon gila-gilaan—cukup penawaran smart yang bikin pembeli pengen beli lebih banyak sekaligus.

Kenapa Bundle Produk Penting untuk UMKM

Saat pembeli lihat satu produk saja, mereka bandingkan harga dengan toko lain. Tapi saat kamu tawarkan paket (misalnya: 2 kaos + 1 tali pinggang dengan harga lebih murah dari beli satuan), pembeli melihat nilai, bukan hanya harga.

Hasil nyata dari penjual yang sudah coba:

  • Rata-rata nilai order naik 25–40%
  • Stok lama yang "stuck" jadi terjual
  • Pembeli merasa dapat untung, jadi review positif lebih banyak

Yang paling penting: fitur ini gratis. Kamu cuma perlu tahu cara setupnya dan strategi pairing yang tepat.

Langkah 1: Setup Bundle di Shopee

Buka aplikasi Shopee, masuk ke akun penjual:

  1. Tap menu SayaKelola Toko
  2. Cari Kelola Produk → pilih produk yang ingin di-bundle
  3. Scroll ke bawah, cari opsi Bundle atau Paket Hemat
  4. Tap Tambah Bundle Baru
  5. Pilih 2–5 produk yang ingin dipaketkan
  6. Atur harga bundle (biasanya 10–15% lebih murah dari harga satuan)
  7. Isi nama bundle yang menarik (contoh: "Starter Pack Kaos Musim Panas")
  8. Simpan dan publish

Tips setup Shopee:

  • Jangan buat bundle terlalu banyak di awal. Mulai dari 2–3 paket.
  • Harga bundle harus terlihat jelas lebih hemat. Kalau cuma hemat 2 ribu, pembeli tidak tertarik.
  • Foto bundle bisa pakai foto produk yang sudah ada—tidak perlu foto baru.

Langkah 2: Setup Bundle di Tokopedia

Dari desktop atau aplikasi seller Tokopedia:

  1. Masuk ke Seller Center
  2. Pilih Kelola ProdukProduk Saya
  3. Cari menu Paket Hemat atau Bundle (letaknya di samping daftar produk)
  4. Klik Buat Paket Hemat Baru
  5. Pilih produk-produk yang ingin dipaketkan (minimum 2 produk)
  6. Atur harga paket
  7. Beri nama yang jelas dan deskripsi singkat
  8. Publish

Tips setup Tokopedia:

  • Tokopedia biasanya menampilkan bundle di halaman produk utama. Pastikan nama bundle menarik agar pembeli klik.
  • Gunakan kata-kata seperti "Hemat", "Combo", "Paket", "Lengkap" di nama bundle.
  • Stok bundle otomatis terhubung dengan stok produk satuan—jadi tidak perlu kelola stok terpisah.

Langkah 3: Strategi Pairing Produk yang Terbukti Jalan

Jangan asal paket. Produk yang dibundle harus masuk akal bagi pembeli.

Contoh 1: Penjual Kaos

  • Bundle: 2 kaos + 1 tali pinggang = 120 ribu (hemat 20 ribu dari satuan)
  • Alasan: pembeli yang beli kaos sering butuh aksesori. Bundle ini jadi natural.

Contoh 2: Penjual Skincare

  • Bundle: Cleanser + Toner + Moisturizer = 150 ribu (hemat 30 ribu)
  • Alasan: ini routine lengkap. Pembeli baru pasti tertarik paket "lengkap" daripada beli satu-satu.

Contoh 3: Penjual Snack

  • Bundle: 3 jenis snack berbeda = 45 ribu (hemat 8 ribu)
  • Alasan: pembeli suka variasi. Paket ini cocok untuk gift atau buat keluarga.

Prinsip pairing yang jalan:

  • Komplementer: produk A dan B saling melengkapi (kaos + sabuk, shampoo + conditioner)
  • Varian berbeda: bundel 3 warna kaos, 2 rasa snack—pembeli dapat pilihan
  • Harga bundel harus terlihat untung: minimal hemat 10–15% dari satuan
  • Hindari produk yang sudah sepi: jangan paksa bundle produk yang jarang terjual

Langkah 4: Promosi Bundle Tanpa Bayar Iklan

Setelah bundle live, arahkan pembeli ke sana:

Di Deskripsi Produk: Tambahkan kalimat seperti: "Beli paket hemat ini dan hemat 20 ribu! Cek di bagian Bundle Produk."

Di Status/Konten: Jika kamu aktif di TikTok Shop atau Instagram, posting foto bundle dengan caption: "Mau hemat? Coba paket kombo kami di Shopee/Tokopedia. Harga lebih murah, dapat lebih banyak!"

Di Chat Pembeli: Saat ada pembeli yang beli satu produk, kirim pesan: "Halo, terima kasih sudah order! Btw kami ada paket hemat [nama bundle] kalau mau beli lagi. Hemat 15 ribu loh!"

Strategi ini sederhana tapi efektif. Satu pembeli yang awalnya beli kaos 80 ribu, jadi beli bundle 120 ribu. Margin kamu naik, pembeli senang dapat hemat.

Contoh Hasil Nyata

Penjual tas dari Bandung:

  • Sebelum bundle: rata-rata order 150 ribu, 8–10 pesanan per hari
  • Sesudah bundle (2 minggu): rata-rata order 210 ribu, 12 pesanan per hari
  • Hasilnya: omzet naik dari 1.2 juta jadi 2.5 juta per hari, tanpa biaya iklan tambahan

Penjual kosmetik dari Jakarta:

  • Produk tertentu stuck di gudang (sudah 3 bulan tidak terjual)
  • Dipaketkan dengan produk best-seller
  • Dalam 1 minggu, stok stuck itu habis terjual

Hal ini bukan kebetulan. Bundle bekerja karena pembeli suka merasa dapat untung, dan kamu juga dapat benefit dari nilai order yang lebih besar. Kalau kamu mengelola toko bersama tim, pastikan akses akun dikelola dengan aman—ada panduan soal berbagi password tim aman yang bisa jadi referensi agar tidak ada risiko kebocoran data toko.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

1. Bundle terlalu banyak produk Jangan buat bundle 5–6 produk dengan harga cuma 50 ribu. Pembeli malah bingung dan tidak percaya. Maksimal 3 produk per bundle.

2. Harga bundle tidak jelas hemat Kalau harga satuan: A (40 ribu) + B (35 ribu) = 75 ribu, jangan bundle dengan harga 72 ribu. Hemat terlalu sedikit. Coba 65 ribu (hemat 10 ribu), lebih menarik.

3. Lupa update stok Setelah bundle live, pantau stok. Jangan sampai pembeli order bundle tapi stok salah satu produk habis. Ini bisa bikin rating jelek.

4. Bundle produk yang tidak cocok Jangan paket kaos dengan vitamin. Pembeli tidak akan ngerti logikanya. Pilih produk yang natural dipasangkan.

Aksi Pertama: Mulai Minggu Ini

Jangan tunggu sempurna. Ambil 2 produk terlaris kamu, paketkan dengan harga 10% lebih murah dari satuan, publish hari ini.

Monitor hasilnya selama 1 minggu. Lihat:

  • Berapa bundle yang terjual?
  • Apakah nilai order rata-rata naik?
  • Apakah ada feedback dari pembeli tentang bundle?

Dari sana, kamu bisa adjust strategi. Mungkin bundle itu benar-benar jalan, atau mungkin perlu ganti pairing produk. Jika kamu juga sedang mempertimbangkan untuk memperluas toko ke platform yang lebih fleksibel, the comparison on asitatech.com bisa membantu kamu memilih tools desain yang tepat untuk membuat materi promosi bundle yang menarik.

Yang jelas, bundle adalah cara paling sederhana untuk naikkan penjualan tanpa biaya tambahan. Cukup setup 5 menit, dan biarkan produk berbicara sendiri.